Analisis Perbandingan Known Plaintext dan Chosen Plaintext Pada Metode Hill Chiper


Abdul Rauf Tuasikal(1*);

(1) Universitas Muslim Indonesia
(*) Corresponding Author

  

Abstract


Hill cipher yang merupakan polyalphabetic cipher dapat dikategorikan sebagai block cipher karena teks yang akan diproses akan dibagi menjadi blok-blok dengan ukuran tertentu. Setiap karakter dalam satu blok akan saling mempengaruhi karakter lainnya dalam proses enkripsi dan dekripsinya, sehingga karakter yang sama tidak dipetakan menjadi karakter yang sama pula. Hill Cipher merupakan salah satu algoritma kriptografi kunci simetris. Algoritma Hill Cipher menggunakan matriks berukuran m x m sebagai kunci untuk melakukan enkripsi dan dekripsi. Dasar teori matriks yang digunakan dalam Hill Cipher antara lain adalah perkalian antar matriks dan melakukan invers pada matriks. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan proses kriptanalisis atau membongkar suatu cipherteks tanpa mengetahui kunci pada metode hill cipher. Hasil pengujian yang dilakukan kriptanalisis pada algoritma hill cipher dengan melakukan known plaintext dan chosen plaintext untuk mencari kunci. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa dari dua perbandingan tersebut cukup baik dalam mencari kunci, dan tingkat akurasi dalam mencari kunci tergantung menggunakan ordo yang gunakan.

Keywords


Hill Cipher; Kriptanalisis; Known Plaintext; Chosen Plaintext

  
  

Full Text:

PDF
  

Article Metrics

Abstract view: 81 times
PDF view: 42 times
     

Digital Object Identifier

  

Cite

References


Azhar, Wafiqah Yasmin, Supriyadi Supriyadi, and Yessy Yanitasari. 2017. “Kriptanalisis Hill Cipher

Terhadap Known Plaintext Attack Menggunakan Metode Determinan Matriks Berbasis Android.”

Simetris : Jurnal Teknik Mesin, Elektro Dan Ilmu Komputer 8(2):579.

Gupta, I., Singh, J., & Chaudhary, R. (2007). Cryptanalysis of an extension of the

HillCipher.Cryptologia,31(3),246–253.

Hasugian, Abdul Halim. 2017. “Implementasi Algoritma Hill Cipher.” (August 2013):115–22.

Hidayat, A., & Alawiyah, T. (2013). Enkripsi dan Dekripsi Teks menggunakan Algoritma Hill Cipher

dengan Kunci Matriks Persegi Panjang. Jurnal MatematikaIntegratif, 9(1), 39.

https://doi.org/10.24198/jmi.v9.n1.10196.39-52.

Levine, J., & Chandler, R. (1989). The hill cryptographic system with unknown cipher alphabet but known

plaintext. Cryptologia, 13(1), 1–28. https://doi.org/10.1080/0161-118991863736.

Li, C. Q., Zhang, D., & Chen, G. R. (2008). Cryptanalysis of an image encryption scheme based on the

Hill cipher. Journal of Zhejiang University: Science A, 9(8), 1118–1123.

https://doi.org/10.1631/jzus.A0720102.

Nurkifli, E. Haodudin, Deden Wahidin, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Singaperbangsa Karawang,

Stastical Attack, and Tinjauan Pustaka. 2013. “Analisis Cryptanalys Exhaustive Search Dan Statistical

Attack Pada Algoritma Playfair Cipher.” (2012):6–9.

Putera, A., & Siahaan, U. (2016). Algoritma Genetika Untuk Pembentukan Kunci Matriks 3 X 3 Pada

Kriptografi Hill Cipher. Jurnal UMJ 2016, 1(November), 1–6.

Valens. (2005). Membuat Jaringan. http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=5, diakses pada tanggal 21

November 2019.

Rio, Hernata, Cahyo Bawono, Program Studi, Teknik Informatika, Jurusan Teknik Informatika, Fakultas

Sains, D. A. N. Teknologi, and Universitas Sanata Dharma. 2016. “Kriptanalisis Pada Algoritma Cipher

Algorithm.”

Sulistyo, Budi. 2009. “Kriptanalisis Cipher Blok Berdasarkan Permainan Kaotik.” 33204013.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Buletin Sistem Informasi dan Teknologi Islam (BUSITI)



Creative Commons License BUSITI's work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats